Langsung ke konten utama

Perpendek WAKTU LAYANAN untuk Peningkatan REVENUE Perusahaan


Dalam teori antrian disebutkan antrian terjadi dipicu oleh 4 faktor:
1. Lonjakan pengunjung
2. Konsentrasi kedatangan pengunjung
3. Lambannya sistem pelayanan
4. Disiplin antrian.
Dibanyak kasus pelayanan publik poin 1.2 dan 4 paling cepat disalahkan sebagai pemicu terjadinya antrian sementara poin 3 jarang dituding menjadi pemicu terjadinya antrian.
Ada baiknya penyedia layanan melihat juga apakah pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh pengunjung.
Salah satu yang diinginkan pengunjung adalah KECEPATAN WAKTU PELAYANAN.
Waktu pelayanan menjadi sensitif karena pada dasarnya pelanggan tidak suka menunggu. Dalam banyak kasus pelayanan semisal ke rumah sakit dari 4 jam total waktu berkunjung ke rumah sakit nyatanya waktu berguna seorang pasien hanya 25 menit, 10 menit ketemu dokter 15 menit menunggu obat sisanya habis untuk mencari parkir, registrasi, menunggu dokter belum datang, dsb nya.
Perbandingan antara waktu berguna 25 menit diatas dengan total waktu 4 jam diatas disebut sebagai value add rasio.
Penyedia pelayanan yang konsen dengan value add rasio yang diterima oleh pengunjung akan selalu memperbaiki system pelayanannya karena hal ini terkait dengan jumlah pengunjung yang bisa dilayani.
Semakin pendek waktu berkunjung dan semakin pengunjung tidak lama menunggu maka akan lebih banyak pengunjung yang akan dilayani dan tentunya ini akan berdampak kepada revenue bagi perusahaan.
Berikut ini beberapa contoh yang dilakukan untuk mengurangi waktu tunggu pengunjung disebuah rumah sakit sebagai salah satu bentuk pelayanan publik.
1. Pemisahan zona parkir fast moving dan low moving
2. Penyediaan parkir pararel
3. Penyediaan titik registrasi yang tersebar
4. Penyediaan registrasi khusus pasien
5. Penyediaan waktu layanan poliklinik pagi sd. Malam dan hari sabtu
6. Pengaturan jadwal praktek dokter lebih pagi.
7. Pengaturan kedatangan pasien dengan sistem kloter.
7. Dll
Tentunya setiap pelayanan publik berbeda solusinya namun spiritnya adalah sama : MEMPERPENDEK WAKTU PELAYANAN untuk PENINGKATAN REVENUE.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NEXT PROCESS is our COSTUMER

 Konsumen selalu diidentikan dengan penikmat produk atau layanan perusahaan. Posisinya sangat penting bagi sumber pendapatan perusahaan sampai sampai banyak perusahaan memanjakannya agar tetap menjadi LOYAL CUSTOMER. Dalam bisnis, industri keuangan paling kasat mata memanjakan pelanggannya dalam bertransaksi. Sebut saja puluhan ribu kantor cabang dibangun, mesin atm dimana mana, atm drive thrue, sms banking, internet banking, layanan prioritas dan yg terbaru uang elektronik. Semua dilakukan oleh dunia perbankan hanya untuk 1 alasan: DENGAN KEMUDAHAN semua di giring menjadi LOYAL CUSTOMER. Perusahaan dengan reputasi baik menggunakan istilah customer tidak hanya untuk pengguna produk perusahaan saja, tapi diinternal perusahaan dimana satu sama lain unit saling berhubungan dan saling kebergantungan dalam menciptakan produk istilah customer digunakan. Next process is our customer adalah mantra yang saat ini banyak di dengungkan oleh banyak eksekutif perusahaan ke...

memecah ANTRIAN di PELAYANAN PUBLIK

Dalam layanan publik semisal Bank, Rumah Sakit, Kantor Pajak sampe Kantor Kelurahan mengantri untuk mendapatkan pelayanan tidak bisa dihindari pengunjung yang akan menikmati layanan yang diinginkan. Antrian menjadi persoalan sendiri bagi pihak penyelenggara layanan karena hal ini sering menjadi pemicu awal munculnya complain dari pelanggan. untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan banyak upaya yang dilakukan, setidaknya melalui 2 pendekatan: mengurai dan mempercepat antrian atau memberi kenyamanan kepada pasien dan keluarga selama mereka mengantri. untuk contoh mengurai dan mempercepat antrian dilakukan oleh moda transportasi trans jakarta dan KRL di Jakarta, dimana titik keberangkatan disebar di beberapa titik dan sekali angkut bisa ratusan orang naik bus trans jakarta dan KRL. untuk contoh memberi kenyamanan saat menunggu antrian dilakukan oleh Bank, dimana saat menunggu nasabah diberi kenyamanan tubuh saat duduk dengan memberi kursi empuk, kenyamanan mata mel...

MANAJEMEN WAJAN

tiap malam disekitar pemukiman pasti diwarnai dengan wira wiri pedaganggerobak dorong mulai dari somay, baso, dan tidak terkecuali tukang NASI GORENG. ada yang menarik kalau kita lihat dengan WAJAN yang dipake tukang nasi goreng. dari 1 wajan yang dipake segala jenis pesanan bisa dibikin, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwitiau, capcay dan mie kuah. kadang ya sering juga ada tragedi tidak ada bedanya pesan pedas, setengah pedas atau tidak pedas, karena hasilnyapun PASTI PEDAS, karena emang yg jualan tidak pernah mencuci terlebih dahulu WAJAN yang sudah digunakan untuk pesanan sebelumnya, sehingga cabe jadi masih nempel di wajan. kalau dikaitkan dengan kegiatan bisnis, posisi wajan dalam cerita diatas menjadi menarik, karena dengan 1 aset yang dimiliki SEGALA JENIS PESANAN dapat dibuat tanpa harus menambah aset baru. model wajan ini sudah banyak digunakan dalam dunia bisnis, semisal mesin ATM. mesin ini awalnya dianggap biaya bagi perusahaan namun seiring dengan berkemba...