PENYEBAB Antrian BREXIT
Sudah menjadi agenda tahunan, kalau lebaran wilayah jateng dan jatim di serbu para mudikers menggunakan semua moda transportasi tidak kecuali jalan darat.
Sebenarnya ada 2 jalur menuju 2 wilayah tab, via jalur selatan dan jalur utara.
Tahun ini jalur utara cukup mendapatkan animo cukup besar setelah dibukanya akses tol yang menghubungkan jakarta sd brebes.
Hal ini menjadi kabar gembira bagi mudikers yang menggunakan kendaraan roda 4, karena dengan estimasi tol yang lancar akan menghemat waktu cukup banyak.
Namun yang terjadi sebaliknya, dimana antrian cukup panjang dan ber jam jam. Hal ini terjadi karena BREXIT semacam TUTUP BOTOL, dimana pintu keluarnya lebih kecil dibandingksn pintu masuk di pintu tol cikarang utama.
Semakin lama antrian terjadi semakin banyak kemungkinan2 yang akan terjadi.
Betul saja, dari mulai kehabisan bensin, sampah berserakan, sampai ada 12 orang yang meninggal dunia karena antrian yang terjadi di brexit.
Antrian bisa terjadi karena 4 faktor: Lonjakan jumlah kendaraan, Konsentrasi kendaraan di jam yang sama, lambannya sistem pelayanan dan disiplin antrian.
Banyak cara bisa dilakukan untuk memecah antrian, dengan menyelesaikan satu per satu 4 faktor diatas.
Untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan dan konsentrasi kedatangan, sedari tol dalam kota jakarta semestinya sudah diberikan informasi tentang kemacetan di brexit, sehingga sebelum sampai cikampek pengemudi mempunyai keputusan mau via pantura atau via jalur selatan.
Hal serupa dilakukan oleh jasamarga di tol dalam kota jakarta secara digital di ruas jalan tol melalui papan informasi digital, masalahnya kenapa ini tidak dilakukan saat mudikers melalui tol cikampek.
Untuk antisipasi lambannya sistem pelayanan, dengan adanya lonjakan jumlah kendaraan, tidak bisa hanya mengandalkan petugas jaga pintu tol dengan jumlah yang sama, dengan disaat normal, harus ada tenaga extra yang mengatur masuk dan keluarnya kendaraan dari pintu tol.
Terkait ketidakdisiplinan antrian yang dilakukan mudikers dengan membuang sampah sembarangan, ya wajar saja sudah 28 jam stag di 1 tempat di lokasi yang sama hal ini pasti terjadi.
Lamanya antrian yang terjadi juga akhirnya dimanfaatkan oleh sekelompok orang dengan menjual bensin eceran seharga 40 ribu per liter, hal ini seperti tidak sejalan dengan statment pertamina yang akan mengantar pake motor menmbus jalan tol untuk mengantar mobil yang order via phone.
Antisipasi antrian memang bisa menggunakan 2 pilihan, boleh lama asal di buat nyaman, kalau tidak bisa membuat nyaman antrian harus dipercepat dengan antisipasi dini sejak kendaraan akan memasuki pintu tol dengan memberika informasi yang dibutuhkan.
Komentar
Posting Komentar