MOMENTUM berujung MAUT
Pembangunan ruas jalan tol yang berujung di brexit adalah satu contoh pembangunan yang dilakukan demi mengejar jadwal peresmian oleh kepala Negara yang bertepatan dengan momentum mudikers pulang kampung, disisi lain persiapan pelayanan operasional belum memadai.
peresmian dilakukan di penghujung Ramadhan dan selang satu hari dari peresmian jalur tersebut dipadati oleh kendaraan roda empat mudikers untuk tujuan Jawa tengah dan seterusnya.
Statment yang menggoda dari kepala negara saat peresmian bahwa melalui jalan tersebut akan mempercepat waktu tiba dikampung halaman membuat mudikers tergoda untuk mencobanya hal ini terbukti lenggangnya jalur pantura dan jalur Selatan saat terjadi antrian panjang di jalur brexit.
dalam kasus ini Kecepatan pembangunan dan peresmian yang sesuai dengan momentum mudik memang tercapai, namun tiba dikampung lebih cepat justru berbalik menjadi lebih lama tiba di kampung halaman.
Banyak hal terjadi di brexit mulai dari antrian panjang dan satu dampaknya yang menjadi perhatian luas adalah jatuhnya korban nyawa dari belasan mudikers yang melalui jalur tersebut , bukannya cepat sampai kampung halaman malah cepat check out dari dunia.
Tidak selamanya pembangunan fisik harus dipercepat demi mengejar peresmian dan momentum pemakaiannya apalagi sampai ada korban jiwa dalam pemakaiannya.
Semisal peresmian dan pemakaian terminal 3 ultimate bandara soetta tidak jadi dilakukan bertepatan dengan momentum mudik karena dianggap belum safety.
Selain kesiapan fisik sudah saatnya sebelum digunakan dicek kembali kesiapan operasional layanan dimana di dalamnya termasuk antisipasi jika terjadi lonjakan jumlah kendaraan, konsentrasi kedatangan diwaktu yang sama, lambannya pelayananan disaat beban puncak dan disiplin antrian kendaraan.
Bye bye MOMENTUM, wellcome SAFETY.
Komentar
Posting Komentar