Langsung ke konten utama

Mati di LUMBUNG PADI

Mati di LUMBUNG PADI

Padi adalah simbol kesejahteraan dan lumbung padi adalah pusat dari kesejahteraan. Namun dalam banyak kasus justru banyak orang kelaparan sampai yang tragis mati dilumbung padi.

Dalam konteks bisnis,  banyak perusahaan tak berdaya atau mengakhiri hidupnya disaat sedang berada dipusat kesejahteraan, dimana pelanggan sudah banyak diperolehnya. 

Mengapa demikian?

Banyak penyebab hal ini terjadi salah satunya persoalan INTERNAL PERUSAHAAN.

Bisnis lahir karena semua pihak berpikir dimana ada kerumunan disitu ada peluang yang melahirkan transaksi yang berujung kependapatan.

Namun pada kenyataannya banyak pihak diinternal perusahaan merasa puas dengan apa yang sudah dicapainya dan memposisikan pada ZONA KENYAMANAN tanpa melakukan inovasi produk, efisiensi operasional dan ekspansi pasar secara terus menerus.

Inovasi dibutuhkan, karena prilaku pasar selalu berubah. Teknologi mempercepat perubahan tersebut.

Efisiensi operasional dibutuhkan agar perusahaan berproduksi dengan cost unit yang paling minimal melalui pendekatan re design proses dan perubahan pada pola dukungan peralatan, aliran informasi, people melalui perbaikan metode kerja.

Ekspansi pasar dilakukan melalui pengenalan produk, edukasi produk, program rangsangan pembelian, loyal customer program dan advocacy program.

Seperti nasihat CEO microsoft dalam wawancara disebuah majalah global, agar bisnis eksis dipusaran peluang maka pelaku usaha harus menjalankan bisnisnya secara fokus, totalitas dan terus bertransformasi.

Dari sini kita bisa mengetahui mengapa banyak perusahaan MATI di LUMBUNG PADI, karena pihak internal perusahaan sudah didominasi oleh orang orang yang berada di ZONA KENYAMANAN alias PENIKMAT dan tidak pernah melakukan Transformasi agar selalu sinergis dengan kebutuhan pasar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NEXT PROCESS is our COSTUMER

 Konsumen selalu diidentikan dengan penikmat produk atau layanan perusahaan. Posisinya sangat penting bagi sumber pendapatan perusahaan sampai sampai banyak perusahaan memanjakannya agar tetap menjadi LOYAL CUSTOMER. Dalam bisnis, industri keuangan paling kasat mata memanjakan pelanggannya dalam bertransaksi. Sebut saja puluhan ribu kantor cabang dibangun, mesin atm dimana mana, atm drive thrue, sms banking, internet banking, layanan prioritas dan yg terbaru uang elektronik. Semua dilakukan oleh dunia perbankan hanya untuk 1 alasan: DENGAN KEMUDAHAN semua di giring menjadi LOYAL CUSTOMER. Perusahaan dengan reputasi baik menggunakan istilah customer tidak hanya untuk pengguna produk perusahaan saja, tapi diinternal perusahaan dimana satu sama lain unit saling berhubungan dan saling kebergantungan dalam menciptakan produk istilah customer digunakan. Next process is our customer adalah mantra yang saat ini banyak di dengungkan oleh banyak eksekutif perusahaan ke...

memecah ANTRIAN di PELAYANAN PUBLIK

Dalam layanan publik semisal Bank, Rumah Sakit, Kantor Pajak sampe Kantor Kelurahan mengantri untuk mendapatkan pelayanan tidak bisa dihindari pengunjung yang akan menikmati layanan yang diinginkan. Antrian menjadi persoalan sendiri bagi pihak penyelenggara layanan karena hal ini sering menjadi pemicu awal munculnya complain dari pelanggan. untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan banyak upaya yang dilakukan, setidaknya melalui 2 pendekatan: mengurai dan mempercepat antrian atau memberi kenyamanan kepada pasien dan keluarga selama mereka mengantri. untuk contoh mengurai dan mempercepat antrian dilakukan oleh moda transportasi trans jakarta dan KRL di Jakarta, dimana titik keberangkatan disebar di beberapa titik dan sekali angkut bisa ratusan orang naik bus trans jakarta dan KRL. untuk contoh memberi kenyamanan saat menunggu antrian dilakukan oleh Bank, dimana saat menunggu nasabah diberi kenyamanan tubuh saat duduk dengan memberi kursi empuk, kenyamanan mata mel...

MANAJEMEN WAJAN

tiap malam disekitar pemukiman pasti diwarnai dengan wira wiri pedaganggerobak dorong mulai dari somay, baso, dan tidak terkecuali tukang NASI GORENG. ada yang menarik kalau kita lihat dengan WAJAN yang dipake tukang nasi goreng. dari 1 wajan yang dipake segala jenis pesanan bisa dibikin, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwitiau, capcay dan mie kuah. kadang ya sering juga ada tragedi tidak ada bedanya pesan pedas, setengah pedas atau tidak pedas, karena hasilnyapun PASTI PEDAS, karena emang yg jualan tidak pernah mencuci terlebih dahulu WAJAN yang sudah digunakan untuk pesanan sebelumnya, sehingga cabe jadi masih nempel di wajan. kalau dikaitkan dengan kegiatan bisnis, posisi wajan dalam cerita diatas menjadi menarik, karena dengan 1 aset yang dimiliki SEGALA JENIS PESANAN dapat dibuat tanpa harus menambah aset baru. model wajan ini sudah banyak digunakan dalam dunia bisnis, semisal mesin ATM. mesin ini awalnya dianggap biaya bagi perusahaan namun seiring dengan berkemba...