Langsung ke konten utama

BERBAGI tanpa ANTRIAN

BERBAGI tanpa ANTRIAN

Kalau soal berbagi identik dengan ANTRIAN. makin panjang kayanya makin seneng yang berbagi karena seperti punya kepuasan sendiri jika acara berbagainya dihadiri banyak orang yang hadir secara berdesak-desakan.

lebih dramatis lagi kalau saat antrian panjang terjadi rebutan sampai kadang ada yang pingsan.

nampaknya menghadirkan acara berbagi tanpa ANTRIAN menjadi JALAN BARU untuk lebih memberikan kenyamanan kepada pihak yang diundang dalam acara berbagi.

pada 1 juli 2016 bertepatan sholat jumat, RS. PELNI menyelenggarakan kegiatan berbagi, dimana dalam kegiatan ini kami membagikan Paket Buka Puasa bagi jamaah sholat jumat dengan pendekatan TAKEWAY, artinya yang menerima kupon menuju loket yang sudah ditentukan dan mengambil paket terus berlanjut di bawa pulang.

ada 600 paket yang disiapkan dan diawal kami berstrategi agar tidak terjadi ANTRIAN.

agar tidak terjadi antrian panjang, dilakukan 2 tahap. untuk  proses pemberian kupon dilakukan pada jam 11.00 sd 12.00 saat jamaah berdatangan ke masjid untuk sholat jumat. pembagian kupon sendiri disebar di 6 titik yang menjadi arah masuk jamaah memasuki area masjid.

dan proses penukaran kupon diberikan pada jam 12.30 sd 13.00 saat jamaah sudah selesai melaksanakan sholat jumatnya.

untuk mengantisipasi ANTRIAN, panitia telah menyiapkan 2 zona penukaran kupon dan masing-masing zona disiapkan 18 petugas yang akan membantu proses penukaran kupon dengan paket yang sudah disiapkan.

walhasil, semua berjalan lancar. proses penukaran kupon hanya berlangsung 15 menit dan penerima kupon tidak perlu melalui ANTRIAN PANJANG dan BERDESAK-DESAKAN. 

semua diilakukan karena sebuah KEPEDULIAN jangan sampai terjadi ANTRIAN, karena ANTRIAN itu MENYEBALKAN.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NEXT PROCESS is our COSTUMER

 Konsumen selalu diidentikan dengan penikmat produk atau layanan perusahaan. Posisinya sangat penting bagi sumber pendapatan perusahaan sampai sampai banyak perusahaan memanjakannya agar tetap menjadi LOYAL CUSTOMER. Dalam bisnis, industri keuangan paling kasat mata memanjakan pelanggannya dalam bertransaksi. Sebut saja puluhan ribu kantor cabang dibangun, mesin atm dimana mana, atm drive thrue, sms banking, internet banking, layanan prioritas dan yg terbaru uang elektronik. Semua dilakukan oleh dunia perbankan hanya untuk 1 alasan: DENGAN KEMUDAHAN semua di giring menjadi LOYAL CUSTOMER. Perusahaan dengan reputasi baik menggunakan istilah customer tidak hanya untuk pengguna produk perusahaan saja, tapi diinternal perusahaan dimana satu sama lain unit saling berhubungan dan saling kebergantungan dalam menciptakan produk istilah customer digunakan. Next process is our customer adalah mantra yang saat ini banyak di dengungkan oleh banyak eksekutif perusahaan ke...

memecah ANTRIAN di PELAYANAN PUBLIK

Dalam layanan publik semisal Bank, Rumah Sakit, Kantor Pajak sampe Kantor Kelurahan mengantri untuk mendapatkan pelayanan tidak bisa dihindari pengunjung yang akan menikmati layanan yang diinginkan. Antrian menjadi persoalan sendiri bagi pihak penyelenggara layanan karena hal ini sering menjadi pemicu awal munculnya complain dari pelanggan. untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan banyak upaya yang dilakukan, setidaknya melalui 2 pendekatan: mengurai dan mempercepat antrian atau memberi kenyamanan kepada pasien dan keluarga selama mereka mengantri. untuk contoh mengurai dan mempercepat antrian dilakukan oleh moda transportasi trans jakarta dan KRL di Jakarta, dimana titik keberangkatan disebar di beberapa titik dan sekali angkut bisa ratusan orang naik bus trans jakarta dan KRL. untuk contoh memberi kenyamanan saat menunggu antrian dilakukan oleh Bank, dimana saat menunggu nasabah diberi kenyamanan tubuh saat duduk dengan memberi kursi empuk, kenyamanan mata mel...

MANAJEMEN WAJAN

tiap malam disekitar pemukiman pasti diwarnai dengan wira wiri pedaganggerobak dorong mulai dari somay, baso, dan tidak terkecuali tukang NASI GORENG. ada yang menarik kalau kita lihat dengan WAJAN yang dipake tukang nasi goreng. dari 1 wajan yang dipake segala jenis pesanan bisa dibikin, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwitiau, capcay dan mie kuah. kadang ya sering juga ada tragedi tidak ada bedanya pesan pedas, setengah pedas atau tidak pedas, karena hasilnyapun PASTI PEDAS, karena emang yg jualan tidak pernah mencuci terlebih dahulu WAJAN yang sudah digunakan untuk pesanan sebelumnya, sehingga cabe jadi masih nempel di wajan. kalau dikaitkan dengan kegiatan bisnis, posisi wajan dalam cerita diatas menjadi menarik, karena dengan 1 aset yang dimiliki SEGALA JENIS PESANAN dapat dibuat tanpa harus menambah aset baru. model wajan ini sudah banyak digunakan dalam dunia bisnis, semisal mesin ATM. mesin ini awalnya dianggap biaya bagi perusahaan namun seiring dengan berkemba...