Langsung ke konten utama

Serangan "JUDO" BISNIS



Menjadi pemimpin pasar menjadi idaman semua pelaku bisnis, dimana seluruh kebutuhan pelanggan dapat mereka layani tanpa sedikitpun menyisakan kepada pesaing.

banyak hal yang dilakukan oleh pelaku bisnis, salah satunya melakukan MONOPOLI PASAR melalui dukungan regulasi pemerintah.

namun demikian bukan berarti pelaku pasar yang sudah menjadi PEMIMPIN PASAR mampu untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggannya merekapun tidak bisa lepas dari SERANGAN KOMPETITOR meskipun pemain baru sedikitpun.

cara yang mereka lakukan adalah disebut JUDO BISNIS.

JUDO sebuah olahraga beladiri, pada dasarnya fokus melakukan serangan pada TITIK LEMAH LAWAN, pun demikian dalam bisnis, dalam JUDO BISNIS para pesaing melakukan serangan terhadap kompetitor melalui TITIK LEMAH pesaingnya, dimana titik titik ini tidak mendapatkan PERHATIAN dari pelaku bisnis.

beberapa TITIK LEMAH yang sering dilakukan oleh pelaku bisnis, diantaranya:

KEBIASAN BURUK,
banyak pelaku bisnis melakukan hal yang sama berulang kali tanpa disadari hal tersebut menjadi KEBIASAAN BURUK yang selalu diulangi. kebiasaan buruk yang dimaksud adalah SELALU MERASA MENJADI PERUSAHAAN BESAR dan MENYEPELEKAN PIHAK lain yang dianggap tidak mungkin mengalahkannya dan merasa perusahaan tidak akan bangkrut.

MENYARING PASAR
sebagai pelaku bisnis PEMIMPIN PASAR, mereka mulai enggan menerima order dengan jumlah sedikit dan hanya fokus melayani order besar dari pelanggan.

SELALU YAKIN DENGAN MUTU bukan KEBUTUHAN PELANGGAN
mereka selalu yakin bahwa produk yang dihasilkan dibutuhkan oleh pasar tanpa melakukan survey kepuasan pelanggan.

BIROKRATIS
dalam melayani order, perusahaan yang sudah merasa besar cenderung BIROKRATIS pelayanannya sehingga melanggar prinsip prinsip yang dinnginkan oleh pelanggan: LEBIH CEPAT LEBIH BAIK dan LEBIH MURAH.

dengan adanya kelemahan-kelemahan diatas, akan mempermudah PEMAIN BARU sekalipun untuk sedikit demi sedikit mengambil pelanggan dari PEMIMPIN PASAR dan tidak menutup kemungkinan akan MENGAMBIL ALIH POSISI PEMIMPIN PASAR dengan menyerang PEMIMPIN PASAR melalui KUALITAS PRODUK yang lebih baik, PELAYANAN yang LEBIH CEPAT dan HARGA yang lebih TERJANGKAU.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NEXT PROCESS is our COSTUMER

 Konsumen selalu diidentikan dengan penikmat produk atau layanan perusahaan. Posisinya sangat penting bagi sumber pendapatan perusahaan sampai sampai banyak perusahaan memanjakannya agar tetap menjadi LOYAL CUSTOMER. Dalam bisnis, industri keuangan paling kasat mata memanjakan pelanggannya dalam bertransaksi. Sebut saja puluhan ribu kantor cabang dibangun, mesin atm dimana mana, atm drive thrue, sms banking, internet banking, layanan prioritas dan yg terbaru uang elektronik. Semua dilakukan oleh dunia perbankan hanya untuk 1 alasan: DENGAN KEMUDAHAN semua di giring menjadi LOYAL CUSTOMER. Perusahaan dengan reputasi baik menggunakan istilah customer tidak hanya untuk pengguna produk perusahaan saja, tapi diinternal perusahaan dimana satu sama lain unit saling berhubungan dan saling kebergantungan dalam menciptakan produk istilah customer digunakan. Next process is our customer adalah mantra yang saat ini banyak di dengungkan oleh banyak eksekutif perusahaan ke...

memecah ANTRIAN di PELAYANAN PUBLIK

Dalam layanan publik semisal Bank, Rumah Sakit, Kantor Pajak sampe Kantor Kelurahan mengantri untuk mendapatkan pelayanan tidak bisa dihindari pengunjung yang akan menikmati layanan yang diinginkan. Antrian menjadi persoalan sendiri bagi pihak penyelenggara layanan karena hal ini sering menjadi pemicu awal munculnya complain dari pelanggan. untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan banyak upaya yang dilakukan, setidaknya melalui 2 pendekatan: mengurai dan mempercepat antrian atau memberi kenyamanan kepada pasien dan keluarga selama mereka mengantri. untuk contoh mengurai dan mempercepat antrian dilakukan oleh moda transportasi trans jakarta dan KRL di Jakarta, dimana titik keberangkatan disebar di beberapa titik dan sekali angkut bisa ratusan orang naik bus trans jakarta dan KRL. untuk contoh memberi kenyamanan saat menunggu antrian dilakukan oleh Bank, dimana saat menunggu nasabah diberi kenyamanan tubuh saat duduk dengan memberi kursi empuk, kenyamanan mata mel...

MANAJEMEN WAJAN

tiap malam disekitar pemukiman pasti diwarnai dengan wira wiri pedaganggerobak dorong mulai dari somay, baso, dan tidak terkecuali tukang NASI GORENG. ada yang menarik kalau kita lihat dengan WAJAN yang dipake tukang nasi goreng. dari 1 wajan yang dipake segala jenis pesanan bisa dibikin, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwitiau, capcay dan mie kuah. kadang ya sering juga ada tragedi tidak ada bedanya pesan pedas, setengah pedas atau tidak pedas, karena hasilnyapun PASTI PEDAS, karena emang yg jualan tidak pernah mencuci terlebih dahulu WAJAN yang sudah digunakan untuk pesanan sebelumnya, sehingga cabe jadi masih nempel di wajan. kalau dikaitkan dengan kegiatan bisnis, posisi wajan dalam cerita diatas menjadi menarik, karena dengan 1 aset yang dimiliki SEGALA JENIS PESANAN dapat dibuat tanpa harus menambah aset baru. model wajan ini sudah banyak digunakan dalam dunia bisnis, semisal mesin ATM. mesin ini awalnya dianggap biaya bagi perusahaan namun seiring dengan berkemba...