Langsung ke konten utama

STRATEGI Pembelian "TIME & BUNDLING"

Layanan publik seperti rumah sakit, bandar udara, mall, sekolah tidak dapat lepas dari pengadaan sarana dan prasarana melalui kegiatan pembelian kepada vendor (penyedia barang).

banyaknya barang impor menjadi salah satu pilihan bagi banyak perusahaan untuk membelinya sebagai peralatan yang akan mereka gunakan dengan pertimbangan barang yang dibeli sudah BANYAK DIGUNAKAN ORANG dan JARANG DI COMPLAIN.

memperoleh BARANG dengan spek diatas identik dengan HARGA MAHAL, namun melalui "STRATEGI PEMBELIAN TIME & BUNDLING" Pembeli akan memperoleh HARGA MURAH dengan kondisi barang YANG BERKUALITAS melalui DOUBLE DISKON yang diperoleh.

Strategi ini memberikan HARGA PEMBELIAN TERBAIK yang di peroleh PEMBELI dari DISTRIBUTOR dengan KUALITAS BARANG YANG TERBAIK dengan memanfaatkan waktu pembelian dan paket pembelian yang diambil.

untuk kasus DISTRIBUTOR BARANG IMPOR sudah jadi rahasia umumlah perusahaan ini ditarget angka penjualannya oleh principal untuk setiap tahunnya dengan limit akhir dibulan tertentu dan disisi lain perusahaan ini juga memiliki paket BONUS kepada user yang membeli PRODUK dengan paket pembelian tertentu.

untuk kasus DISTRIBUTOR BARANG LOKAL juga sama, ada target penjualan yang harus dicapai setiap tahunnya dan perhitungan pencapaiannya di putuskan pada bulan tertentu juga.

dengan melakukan pembelian barang diakhir limit waktu dan paket pembelian tertentu Perusahaan yang membeli PRODUK distributor akan memperoleh 2 keuntungan:

1. HARGA DISKON dari PEMBELIAN PAKET TERTENTU
2. HARGA DISKON dari Pembelian di limit akhir pencapaian target tahunan

dari uraian diatas dapat kita lihat bahwa PEMBELIAN sebagai unsur penting dari kegiatan PERUSAHAAN harus menjadi fokus utama perusahaan terutama untuk pembelian barang-barang teknologi dengan kualitas tinggi dengan MEMANFAATKAN NATURE RELASI dari DISTRIBUTOR dengan PRINCIPAL nya, Terutama pada 2 point diatas: BATAS LIMIT TARGET TAHUNAN dan BONUS PENJUALAN PAKET.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NEXT PROCESS is our COSTUMER

 Konsumen selalu diidentikan dengan penikmat produk atau layanan perusahaan. Posisinya sangat penting bagi sumber pendapatan perusahaan sampai sampai banyak perusahaan memanjakannya agar tetap menjadi LOYAL CUSTOMER. Dalam bisnis, industri keuangan paling kasat mata memanjakan pelanggannya dalam bertransaksi. Sebut saja puluhan ribu kantor cabang dibangun, mesin atm dimana mana, atm drive thrue, sms banking, internet banking, layanan prioritas dan yg terbaru uang elektronik. Semua dilakukan oleh dunia perbankan hanya untuk 1 alasan: DENGAN KEMUDAHAN semua di giring menjadi LOYAL CUSTOMER. Perusahaan dengan reputasi baik menggunakan istilah customer tidak hanya untuk pengguna produk perusahaan saja, tapi diinternal perusahaan dimana satu sama lain unit saling berhubungan dan saling kebergantungan dalam menciptakan produk istilah customer digunakan. Next process is our customer adalah mantra yang saat ini banyak di dengungkan oleh banyak eksekutif perusahaan ke...

memecah ANTRIAN di PELAYANAN PUBLIK

Dalam layanan publik semisal Bank, Rumah Sakit, Kantor Pajak sampe Kantor Kelurahan mengantri untuk mendapatkan pelayanan tidak bisa dihindari pengunjung yang akan menikmati layanan yang diinginkan. Antrian menjadi persoalan sendiri bagi pihak penyelenggara layanan karena hal ini sering menjadi pemicu awal munculnya complain dari pelanggan. untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan banyak upaya yang dilakukan, setidaknya melalui 2 pendekatan: mengurai dan mempercepat antrian atau memberi kenyamanan kepada pasien dan keluarga selama mereka mengantri. untuk contoh mengurai dan mempercepat antrian dilakukan oleh moda transportasi trans jakarta dan KRL di Jakarta, dimana titik keberangkatan disebar di beberapa titik dan sekali angkut bisa ratusan orang naik bus trans jakarta dan KRL. untuk contoh memberi kenyamanan saat menunggu antrian dilakukan oleh Bank, dimana saat menunggu nasabah diberi kenyamanan tubuh saat duduk dengan memberi kursi empuk, kenyamanan mata mel...

MANAJEMEN WAJAN

tiap malam disekitar pemukiman pasti diwarnai dengan wira wiri pedaganggerobak dorong mulai dari somay, baso, dan tidak terkecuali tukang NASI GORENG. ada yang menarik kalau kita lihat dengan WAJAN yang dipake tukang nasi goreng. dari 1 wajan yang dipake segala jenis pesanan bisa dibikin, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwitiau, capcay dan mie kuah. kadang ya sering juga ada tragedi tidak ada bedanya pesan pedas, setengah pedas atau tidak pedas, karena hasilnyapun PASTI PEDAS, karena emang yg jualan tidak pernah mencuci terlebih dahulu WAJAN yang sudah digunakan untuk pesanan sebelumnya, sehingga cabe jadi masih nempel di wajan. kalau dikaitkan dengan kegiatan bisnis, posisi wajan dalam cerita diatas menjadi menarik, karena dengan 1 aset yang dimiliki SEGALA JENIS PESANAN dapat dibuat tanpa harus menambah aset baru. model wajan ini sudah banyak digunakan dalam dunia bisnis, semisal mesin ATM. mesin ini awalnya dianggap biaya bagi perusahaan namun seiring dengan berkemba...