Langsung ke konten utama

STORY menulis: dari BINGUNG sampe KETAGIHAN NULIS ………..


Dulu, mau nulis artikel rasanya berat banget belum apa-apa sudah stress mikirin mulai dari mana kalau mau nulis, apa aja yang harus di tulis dan seberapa banyak bisa nulis, kayanya ada anggapan kalau makin banyak tulisan makin keren itu tulisan, NYATANYA TIDAK.

Belum lagi kalau itu tulisan sudah dibuat, mau dimuat dimana. CUMA MIMPI saja tulisan sendiri bisa di muat di media massa, karena jalur menuju kesana rasanya panjang sekali sampai tulisan di muat di Koran harian.

Social media merubah itu semua, seburuk apapun tulisan bikin saja dan muat saja langsung di media yang kita punya sendiri dan dibawah kendali kita artikel yang kita tulis bisa kita sebar ke sejagad dunia atau hanya ke teman-teman dekat.

www.BLOGSPOT.com lah yang memberi kemudahan itu semua. Cukup buat blog pribadi, upload ke blog dan publikasikan melalui social media facebook, twitter, google plus, dll.

Sejak beberapa bulan lalu saya memulai dengan 1 tulisan dan sampai saat ini sudah kurang lebih 38 tulisan yang dibuat. Dengan media blogspot, sampai hari ini, jumat, 6 desember 2013 tulisan saya sudah di akses oleh 4778 orang dari 10 negara (Indonesia, amerika, Australia, jepang, korea selatan, peru, rusia, singapura, kanada, jerman).

Kalau ngurus perut HARUS MAKAN, ngurus hati HARUS DENGAN SIRAMAN ROHANI, kalau ngurus nutrisi OTAK salah satunya KUDU NULIS kayanya.



Selamat MENULIS………….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NEXT PROCESS is our COSTUMER

 Konsumen selalu diidentikan dengan penikmat produk atau layanan perusahaan. Posisinya sangat penting bagi sumber pendapatan perusahaan sampai sampai banyak perusahaan memanjakannya agar tetap menjadi LOYAL CUSTOMER. Dalam bisnis, industri keuangan paling kasat mata memanjakan pelanggannya dalam bertransaksi. Sebut saja puluhan ribu kantor cabang dibangun, mesin atm dimana mana, atm drive thrue, sms banking, internet banking, layanan prioritas dan yg terbaru uang elektronik. Semua dilakukan oleh dunia perbankan hanya untuk 1 alasan: DENGAN KEMUDAHAN semua di giring menjadi LOYAL CUSTOMER. Perusahaan dengan reputasi baik menggunakan istilah customer tidak hanya untuk pengguna produk perusahaan saja, tapi diinternal perusahaan dimana satu sama lain unit saling berhubungan dan saling kebergantungan dalam menciptakan produk istilah customer digunakan. Next process is our customer adalah mantra yang saat ini banyak di dengungkan oleh banyak eksekutif perusahaan ke...

memecah ANTRIAN di PELAYANAN PUBLIK

Dalam layanan publik semisal Bank, Rumah Sakit, Kantor Pajak sampe Kantor Kelurahan mengantri untuk mendapatkan pelayanan tidak bisa dihindari pengunjung yang akan menikmati layanan yang diinginkan. Antrian menjadi persoalan sendiri bagi pihak penyelenggara layanan karena hal ini sering menjadi pemicu awal munculnya complain dari pelanggan. untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan banyak upaya yang dilakukan, setidaknya melalui 2 pendekatan: mengurai dan mempercepat antrian atau memberi kenyamanan kepada pasien dan keluarga selama mereka mengantri. untuk contoh mengurai dan mempercepat antrian dilakukan oleh moda transportasi trans jakarta dan KRL di Jakarta, dimana titik keberangkatan disebar di beberapa titik dan sekali angkut bisa ratusan orang naik bus trans jakarta dan KRL. untuk contoh memberi kenyamanan saat menunggu antrian dilakukan oleh Bank, dimana saat menunggu nasabah diberi kenyamanan tubuh saat duduk dengan memberi kursi empuk, kenyamanan mata mel...

MANAJEMEN WAJAN

tiap malam disekitar pemukiman pasti diwarnai dengan wira wiri pedaganggerobak dorong mulai dari somay, baso, dan tidak terkecuali tukang NASI GORENG. ada yang menarik kalau kita lihat dengan WAJAN yang dipake tukang nasi goreng. dari 1 wajan yang dipake segala jenis pesanan bisa dibikin, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwitiau, capcay dan mie kuah. kadang ya sering juga ada tragedi tidak ada bedanya pesan pedas, setengah pedas atau tidak pedas, karena hasilnyapun PASTI PEDAS, karena emang yg jualan tidak pernah mencuci terlebih dahulu WAJAN yang sudah digunakan untuk pesanan sebelumnya, sehingga cabe jadi masih nempel di wajan. kalau dikaitkan dengan kegiatan bisnis, posisi wajan dalam cerita diatas menjadi menarik, karena dengan 1 aset yang dimiliki SEGALA JENIS PESANAN dapat dibuat tanpa harus menambah aset baru. model wajan ini sudah banyak digunakan dalam dunia bisnis, semisal mesin ATM. mesin ini awalnya dianggap biaya bagi perusahaan namun seiring dengan berkemba...