Langsung ke konten utama

Postingan

ZONA NYAMAN yang tidak AMAN

ZONA NYAMAN yang TIDAK AMAN Banyak perusahaan yang sedang dalam kejayaannya, semua SDM yang ada di dalamnya merasa bahwa kejayaan yang saat ini diraih dan dinikmati akan terjadi selamanya. dan akhirnya kita sering melihat bahwa banyak perusahaan yang sudah mencapai masa kejayaannya tidak sedikit yang hancur dan hilang ditelan bumi karena terlambat melakukan perubahan. Ketika PERUSAHAAN sudah terlalu lama  dalam perangkap ZONA NYAMAN ada kecenderungan TIDAK PUNYA NYALI untuk  merusak TATANAN BISNISNYA sendiri, sampai kemudian orang lain yang akan merusak tatanan bisnisnya. sehingga dalam situasi berada di ZONA NYAMAN tidak serta merta sebuah Perusahaan lepas dari kondisi TIDAK AMAN.

Jangan ABAIKAN 3 HAL ini

Jangan ABAIKAN 3 HAL ini KEMAUAN, PENGETAHUAN dan TEMANLAH yang membuat semua bisa TEREALISASI. Punya Kemauan dan Pengetahuan tak punya teman kurang GAUL KAU Nngak punya kemauan tak punya pengetahuan dan punya banyak teman ya minimal bisa NYALO. Tak punya kemauan, Punya pengetahuan, banyak teman tak ada karya:  orang yang TAK PEDULI ORANG LAIN Tak punya ke 3 nya, KEMANE AJE LU......

Merger LAYANAN

Kemarin ajak anak anak nonton bioskop dan bertemu hal menarik. Jika kita menonton maka akan melalui proses pembelian tiket, pembelian makanan, menunggu dan menonton. Pada umumnya penjualan tiket dan penjualan makanan dilakukan di counter berbeda. Namun yang saya lihat kemarin adalah letak penjualan tiket dan makanan kasirnya dijadikan menjadi satu. Dari sini pengelola bioskop melakukan merger layanan antara penjualan tiket dan penjualan makanan. Hal ini memberi keuntungan tersendiri utk efisiensi lay out dan rekrutmen sdm. Dimana yang sebelumnya petugas penjual tiket hanya menjual tiket saja, sekarang mendapatkan tugas tambahan menawarkan makanan dan minuman.

Meraih KEUNTUNGAN dari 5 AGENDA WISATAWAN.

Libur telah tiba, hore...hore....hore, begitulah lirik lagu sherina kecil dalam salah satu album lagunya beberapa tahun lalu. tentunya banyak persiapan yang dilakukan orang yang akan berwisata dimana hal ini terkait dengan kebutuhan pribadi, agenda selama berwisata, dll. namun banyak yang tidak mengetahui bahwa sedikitnya ada 5 hal yang menjadi perhatian wisatawan saat mengunjungi sebuah daerah untuk berwisata, yaitu: to LOOK, to STAY, to EAT, to SHOP, to PLAY. to look, artinya hal menarik apa yang aka dilihat, to stay artinya tinggal di hotel mana yang membuat nyaman selama liburan, to eat artinya makan enak apa saja selama liburan, to shop artinya oleh-oleh apa saja yang bisa di bawa saat pulang dan to play artinya tempat bermain apa saja yang menyenangkan di lokasi wisata yang bisa dinikmati. beberapa kota besar dan sudah menjadi tujuan wisatawan menyiapkan 5 hal tersebut dengan ragam pilihan sehingga setiap musim liburan pasti daerah tersebut banyak di banjiri wis...

Volume MENGURANGI cost

Berbisnis salah satunya terkait dengan bagaimana pelaku usaha dapat mengendalikan biaya, karena hal ini akan berdampak terhadap keuntungan usaha. Keuntungan ini sangat dibutuhkan untuk ekspansi usaha di.asa depan. Jika biaya dapat ditekan, maka keuntungan yang diperoleh akan besar dan sebaliknya jika biaya tidak dapat ditekan maka keuntungan yang diperoleh kecil bahkan bisa merugi. Banyak pelaku usaha menekan pengeluaran biaya dengan cara memotong biaya segala lini pengeluarannya, dan tidak sedikit hal ini berdampak kepada kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggannya. Namun tidak banyak disadari, bahwa untuk mengendalikan biaya tidak selalu harus dilakukan dengan cara cost cutting, namun dapat dilakukan juga dengan menambah volume pelanggan. Semakin besar jumlah pelanggan yang di layani, maka akan semakin rendah biaya yang dikeluarkan, karena setiap biaya yang timbul dalam usaha akan dibebankan kepada pelanggan yang menikmati layanan yang kita berikan. Hal ini nampaknya mu...

BUNUH DIRI di LOW MARKET

BUNUH DIRI di LOW MARKET. Indonesia umumnya didominasi oleh segmen LOW MARKET. beda segmen tentunya beda strategi. Porter SANG guru  STRATEGY memperkenalkan strategi yang cocok untuk LOW MARKET adalah Low cost strategy  dalam strategi ini Perusahaan fokus pada penekanan  meningkatkan VOLUME LAYANAN dan UTILISASI ASET dalam menciptakan Produk atau layanan unggulannya. Banyak perusahaan di indonesia yang menerapkan hal ini semisal Lion air, trans jakarta, Gojek, Uber dll. Dimarket ini HARGA menjadi SENSITIF  karena Pemainnya tahu LOW MARKET membutuhkan HARGA yang TERJANGKAU. Beberapa Perusahaan sudah menyadari hal ini dan menciptakan PRODUK dengan harga TERJANGKAU, namun banyak Perusahaan masih ANGKUH dengan PRODUKNYA yang MAHAL namun tetap bermain di pasar ini Hal ini merupakan upaya BUNUH DIRI karena tidak mampu MELAWAN KEADAAN dan  tak BERDAYA dengan KELAKUKAN SANG PESAING yang mengerti KEADAAN.

Berburu TOP YOUR MIND nya PELANGGAN

Ketika memiliki produk dan ingin menjualnya kepelanggan orang akan berpikir bahwa titik penjualan menjadi satu satunya faktor sukses berjualan. Namun jarang yang melihat prilaku dan keinginan  calon pelanggannya sendiri, sementara kompetitor lebih lihai membacanya akhir kata produk yang dimiliki selalu KALAH BERSAING. Belajar dari sukses perusahaan besar menjual produknya, mereka selalu tidak melupakan melakukan kajian terlebih dahulu sebelum produk diluncurkan tentang HAL APA SAJA yang selalu diingat oleh calon pelanggannya disaat waktu tertentu dan suasana tertentu atau Top your mind nya pelanggan. Misalnya saat orang ingin mencuci maka dikepala orang akan mengingat 1 kata: BERSIH. maka kalau kita lihat beberapa produk dalam tageline nya menyertakan kata BERSIH. Misalnya: Rinso: Membersihkan paling BERSIH Sinlight: BERSIHKAN lemak membandel So klin: BERSIH, harumnya lebih lama. Semua kata kata ini akan ditempel di kemasan produk, disebut sebut dalam promosi yang diulang ...